MEWARNAI DENGAN CAT AIR

Natural Waker

lukisan cat air karya Bachrojih Syatiri - Natural Waker

Judul : Natural Waker
Media : Cat air di atas kertas
Ukuran : 42 cm x 30 cm
Pelukis : Bachrojih Syatiri
Tahun : 2015

Doodling with daughter.

Doodling.

Akhirnya ada moment liburan akhir tahun dimana saya bisa melakukan hobi lama bersama cat air dan menghabiskan waktu lebih banyak bersama putri tercinta. Suasana pagi adalah tema yang sangat ingin saya tampilkan kali ini.

CIMG4169

Natural Waker simple sketch.

Inilah sketsa lama yang akhirnya bisa saya sentuh lagi. Tidak terlalu banyak goresan, tetapi saya pastikan setiap obyek tepat pada posisinya.

Wet on wet technique stroke.

Wet on wet technique stroke.

Selanjutnya, mulailah saya habiskan waktu dengan eksperimen warna-warna soft, memberikan sapuan warna tipis pada kertas basah sampai saya hasilkan gambar di samping.

Sentuhan akhir.

Pada sentuhan akhir, saya mempertajam batas setiap obyek dengan memberikan warna yang lebih pekat. Di sinilah saya menilai keseimbangan warna dan pencahayaan agar lukisan ini tampak lebih hidup. Akhirnya, jadilah lukisan seperti yang Anda lihat di atas.

Semoga Anda suka.

My Beloved Ones – Lukisan Cat Air Figuratif

lukisan cat air figuratif

Judul     : My Beloved Ones
Media    : Cat air di atas kertas
Ukuran : 42 cm x 30 cm
Pelukis : Bachrojih Syatiri
Tahun   : 2013

sketsa compressed

Sketsa sederhana.

Inilah saatnya menampilkan orang-orang tercinta dalam satu frame. Ibunda dan istriku dalam sebuah lukisan figuratif cat air. Mengambil portrait manusia sebagai obyek tentu memberikan tantangan tersendiri. Terutama jika manusia yang dipilih adalah orang-orang terdekat yang kita kenal. Saya harus siap menerima kritikan jika orang yang saya lukis menyangkal kemiripannya. Tantangan yang lebih menyenangkan adalah melukis obyek figuratif ini dengan menggunakan media cat air.

Lukisan hampir jadi.

Lukisan hampir jadi.

Tanpa berimprovisasi, saya tetap menambahkan detil efek bedak yang tidak merata, warna lipstik yang tidak pada tempatnya, dan lain sebagainya. Berusaha jujur mengikuti interpretasi saya pada foto yang ada di tangan. Inilah hasilnya. Lucu kan? :)

Melukis Kota Tua dengan Cat Air

Lukisan cat Air Kota Tua

Judul: Kota Tua
Media: Cat air di atas kertas
Ukuran: 60 cm x 42 cm
Pelukis: Bachrojih Syatiri
Tahun : 2013

Semarang, satu dari sekian kota ternyaman yang pernah saya kunjungi. Ada beberapa tempat istimewa yang lebih nyata bila diceritakan dengan media gambar. Simpang Lima, Pasar Johar, dan Kota Tua yang pasti menarik saat dilihat dari perspektif yang berbeda. Lewat lukisan cat air amatir, saya mencoba menggambarkan keindahannya untuk Anda.

Menilai Obyek dalam Sketsa (Sketching)

CIMG3062

Membuat sketsa Kota Tua

Adakah istilah benar dan salah dalam menggambar sketsa? Jawabannya sederhana, TIDAK. Sketsa adalah sesuatu yang sengaja Anda buat untuk Anda sendiri, yang akan menjadi acuan dan memudahkan Anda dalam melukis. Apa yang Anda gunakan dan apa yang Anda tambahkan dalam sketsa Anda sepenuhnya terserah pada Anda. Satu hal yang harus Anda tahu, dengan latihan, Anda akan menemukan hal penting mana saja yang perlu Anda sertakan dan menjadi catatan Anda dalam membuat sketsa.

Saya menggunakan  foto anonim yang saya dapatkan di internet sebagai acuan dalam proses belajar ini. Lalu mulai menilai dan memilih bagian mana saja yang akan saya sertakan dalam lukisan.

Washing dengan Teknik Wet in Wet

CIMG3072Selanjutnya adalah pewarnaan dasar pada kertas sketsa yang telah saya basahi dengan menggunakan kuas. Pada proses ini saya membasahi area kertas yang akan saya warnai dengan warna tipis. Tidak terlalu basah, tetapi hanya sekedar lembab agar warna yang saya aplikasikan lebih cepat menyebar dalam area tertentu.

Sehingga saya hasilkan washing wet in wet seperti gambar di bawah ini.

CIMG3069

Hasil washing dengan teknik wet in wet.

Setelah pewarnaan pada kertas basah (washing wet in wet)  selesai seluruhnya, saya menunggu beberapa saat sampai kertas kembali mengering untuk pelapisan warna (glazing). Pada proses glazing saya mengharapkan warna yang lebih pekat dan tajam, sehingga saya lebih sedikit menggunakan air saat mengaplikasikan warna pada obyek tertentu.

Sentuhan Akhir

Setelah memberikan warna pekat pada obyek tertentu, proses terakhir adalah penambahan detail pada bagian tertentu sesuai selera Anda. Sentuhan akhir ini akan melengkapi lukisan Anda sehingga membuatnya menarik dan masuk akal. Sesuaikan saja dengan selera Anda. Tapi ingat, lukisan yang terlalu detil pun akan membuat mata yang menyaksikannya berputar-putar dan tidak fokus. Jadi sederhana saja.

CIMG3120

Akhirnya, tak ada lagi yang bisa saya lakukan untuk membuat lukisan ini menjadi lebih indah. Maka saya putuskan lukisan ini sudah ‘selesai’.

Semoga bermanfaat. Happy watercoloring!