Pada lukisan cat air tradisional, biasanya warna putih didapatkan dari warna putih kertas selain menggunakan cat air warna putih yang tidak transparan.
Bila anda ingin tetap memakai cara tradisional tersebut dalam lukisan cat air Anda, berikut ini adalah cara untuk mendapatkan area putih/terang pada lukisan Anda.
Warnai terlebih dahulu area di sekeliling area putih

Dahan pohon, rumput, dan sebagian pagar tidak diwarnai dulu. Biarkan putih kertas menonjolkan dan membentuk area putih.
Pendekatan ini perlu pra-perencanaan. Pada saat membuat sketsa, tandai dengan pensil area yang akan diberi warna putih, sehingga Anda tahu area mana yang akan berwarna putih. Lalu warnailah area di sekitar putih tersebut dengan warna yang lain, dengan menyisakan area putih yang sudah ditandai tadi. Jika kertasnya kering, Anda akan mudah menentukan batasan warna dengan tajam dan tegas. Tetapi jika kertas basah atau lembab, maka warna-warna tersebut akan menyebar dengan cepat, dan memberikan batasan yang lembut dan memudar. Latihan akan membantu Anda mengantisipasi seberapa jauh warna-warna tersebut akan menyebar di kertas yang basah atau lembab, sehingga Anda tetap memiliki area putih, walaupun warna-warna tersebut telah menyebar.
Membuang warna di bagian tertentu (Scraping Out)
Dalam teknik ini, Anda menggunakan ujung gagang kuas yang lancip, sudut kartu kredit atau kartu telepon bekas, atau sudut kertas matboard bekas untuk menyingkirkan warna cat air di bagian tertentu. Pendekatan ini harus dilakukan pada waktu yang tepat. Bila cat air pada lukisan sudah terlalu kering, Anda tidak akan bisa menyingkirkan warna tertentu menjadi area putih. Sementara bila cat air terlalu basah, warna yang ingin Anda singkirkan mungkin akan kembali lagi ke area putih. Lakukanlah latihan untuk memperkirakan seberapa basahkah seharusnya cat air saat scraping.

Warna-warna pada dahan pohon, rumput dan sebagian pagar dibuang ketika cat air masih lembab tetapi tidak terlalu basah.
Pengangkatan Warna (Lifting-Out)
Terkadang, kita perlu area putih atau terang pada lukisan kita tanpa rencana sebelumnya. Tidak masalah. Gunakan saja kuas dan air yang bersih untuk membasahi area warna yang ingin Anda jadikan area putih. Biarkan air bersih tadi melembutkan warna di area tersebut selama 30 detik. Lalu serap dengan kuat menggunakan tisu atau handuk kertas. Anda bisa melakukannya berulang kali untuk mendapatkan hasil yang lebih putih atau lebih terang pada area tersebut. Jika Anda menggunakan warna-warna tak bernoda, Anda bisa mendapatkan warna yang nyaris putih dengan cara ini.

Pengangkatan warna bisa saja dilakukan seperti ditunjukkan di sini. Warna yang benar-benar putih hanya bisa didapatkan kembali jika Anda hanya menggunakan warna-warna tak bernoda.
Melindungi area putih dengan cairan pasta pelindung
Langkah 1: Gunakan cairan pasta pelindung di area yang ingin diwarnai putih. Di sini ditunjukkan dengan area kelabu pada dahan pohon, sebagian pagar dan bagian depan. Gunakan kuas yang dicelupkan di larutan bersabun, dan gunakan cairan pasta pelindung di area tersebut. Pastikan Anda mencuci kuas Anda setelah proses ini.

Langkah 2: Setelah cairan pasta mengering, warnailah lukisan Anda dengan warna yang Anda inginkan. Biarkan sampai pewarnaan basah ini mengering. Jangan gunakan hair-dryer untuk mengeringkan cairan pasta pelindung, karena bisa merusak kertas dan mungkin akan menyulitkan pengangkatan lapisan tersebut nantinya. Lapisan pelindung ini harus segera diangkat. Biarkan pewarnaan basah mengering. Jika tidak, Anda bisa saja mengotori area putih yang tadi Anda lindungi dengan cairan pelindung.

Langkah 3: Setelah cat air mengering seluruhnya, gunakan jari atau tusuk gigi untuk mengangkat semua cairan pasta pelindung dan menampilkan area putih yang Anda lindungi tadi. Anda bisa menggunakan kuas bersih yang lembab melembutkan batasan warna area yang terlindungi tadi setelah pengangkatan bila perlu. Atau warnai area putih tersebut dengan warna lain jika Anda tidak melihatnya tak berwarna.

Terakhir, sebenarnya bisa saja Anda mengampelas, menghapus atau mengorek area yang sudah terlanjur di warnai. Bahkan Anda bisa gunakan asam cuka saat mengamplas untuk mendapatkan bentuk hapusan yang pas. Menggunakan penghapus tinta juga bisa menghapus warna bahkan untuk warna-warna bernoda. Tapi untuk yang ini hanya bisa dilakukan pada kertas dengan kualitas baik (140 g atau lebih) bila Anda tidak ingin lukisan Anda bolong.